Tracker menyambung rantai yang selama ini putus di WhatsApp: klik iklan → chat → closing → paket diterima. Lalu konversinya dikirim balik ke Meta, Google Ads, dan TikTok, supaya algoritmanya belajar dari penjualan sungguhan.
Pasang satu baris script, lead pertama terlacak hari ini juga. Tanpa kartu kredit.
Belanja iklan · 30 hari
Rp 84,2jt
ROAS berdasar order
4,2×
ROAS paket diterima
2,5×
Kampanye Promo Flash punya RTS 68% — jauh di atas rata-rata kamu.
Funnel · kumulatif
Fitur
Bukan kumpulan tool yang disambung-sambung. Pelacakan, rotator WhatsApp, form, inbox, laporan, dan pengiriman konversi tinggal di satu tempat — karena begitu datanya terpisah, atribusinya ikut putus.
Satu baris script menyimpan click ID dari Meta, Google, dan TikTok, lalu membawanya sampai ke chat WhatsApp dan status closing.
Satu link iklan, dibagi otomatis ke banyak nomor CS — dan tiap klik tetap bisa dilacak asal iklannya.
Bangun halaman form sendiri lewat editor blok, pasang di websitemu, lead langsung masuk lengkap dengan asal iklannya.
Meta CAPI, Click-to-WhatsApp, Google Ads, GA4, dan TikTok Events — dikirim dari server, bukan dari browser.
Order dibuat ≠ uang masuk. Tracker menahan konversi Purchase sampai statusnya benar-benar diterima, dan menghitung RTS per kampanye.
Pengunjung → lead → dihubungi → terkualifikasi → closing, lengkap dengan biaya per lead dan per closing.
Bukan tombol "periksa lagi" yang menipu. Event yang masuk terlihat realtime, dan skor kesehatan menunjukkan apa yang masih bolong.
Chat pelanggan, penugasan ke agen, broadcast, template, label, dan pesan terjadwal — di aplikasi yang sama dengan datanya.
Aturan otomatis untuk mengubah tahap lead, plus API dan webhook untuk menyambungkan ke sistem yang sudah kamu pakai.
Cara kerja
Tidak perlu ganti nomor, ganti website, atau mengubah cara CS bekerja.
Satu baris script di website, lalu masukkan token Conversions API milikmu. Halaman pemasangan menunjukkan event yang masuk secara realtime — kamu tahu tracking-nya hidup sebelum uang iklan keluar.
Ganti link tujuan iklan dengan link rotator. Klik dibagi ke nomor CS sesuai bobot dan jam kerja, dan tiap klik membawa kode unik yang ikut sampai ke pesan WhatsApp pertama. Nomor lama tetap dipakai.
CS menandai lead jadi closing, atau status kurir menaikkan tahap order jadi diterima. Dari situ konversi dikirim ke platform iklan dengan nilai sebenarnya, dan ROAS-nya muncul di laporan.
Tujuan konversi
Mengetahui iklan mana yang menghasilkan itu setengah pekerjaan. Setengahnya lagi adalah memberi tahu platform iklannya, supaya optimasi mereka berhenti mengejar klik.
Purchase, Lead, dan InitiateCheckout dikirim dari server dengan hash identitas sesuai standar Meta.
gclid, gbraid, dan wbraid ditangkap saat mendarat, lalu dikembalikan saat closing terjadi — walau berminggu-minggu kemudian.
Event yang sama juga masuk ke Analytics, jadi laporan iklan dan laporan web bercerita hal yang sama.
ttclid ikut terbawa dari klik sampai closing, termasuk untuk penjualan yang selesai di WhatsApp.
Event ID dibuat deterministik supaya konversi tidak terhitung dua kali saat pixel browser ikut menyala. Pengiriman yang gagal dicoba ulang otomatis, dan yang sengaja dilewati tetap tercatat beserta alasannya.
Untuk siapa
Kalau iklanmu berakhir di chat WhatsApp atau di form, di situlah jejaknya biasanya hilang — dan di situ Tracker bekerja.
Masalahnya: Ads Manager bilang ROAS 4×, tapi 40% paket balik lagi. Meta belajar mencari orang yang suka memesan, bukan yang membayar.
Dengan Tracker: Purchase baru dikirim saat paket diterima. ROAS berdasar order dan berdasar paket diterima dipajang berdampingan, lengkap dengan RTS per kampanye.
Masalahnya: Chat masuk ramai, tapi tidak ada yang tahu chat itu datang dari iklan yang mana — jadi tidak ada yang berani mematikan iklan boros.
Dengan Tracker: Tiap chat membawa kampanye asalnya sejak pesan pertama. Biaya per lead dan per closing terbaca sampai tingkat iklan, tanpa CS perlu bertanya apa pun.
Masalahnya: Klien menuntut bukti penjualan, sementara laporan yang ada berhenti di jumlah lead dan biaya per lead.
Dengan Tracker: Laporan per kampanye, per agen, dan per cabang dengan angka closing sungguhan — dan konversinya dikembalikan ke akun iklan klien supaya optimasinya ikut membaik.
Masalahnya: Closing baru terjadi berminggu-minggu setelah klik, jadi platform iklan tidak pernah tahu lead mana yang berakhir jadi uang.
Dengan Tracker: Lead disimpan lengkap dengan click ID-nya. Saat closing terjadi — sebulan pun — konversinya tetap bisa dikirim balik dengan nilai aslinya.
Harga
Semua paket dapat tracking dan atribusi penuh. Yang membedakan cuma sisi WhatsApp-nya: jumlah nomor, agent, dan kuota kirim.
Untuk yang baru mulai merapikan chat.
Untuk tim CS yang sudah jalan tiap hari.
Untuk volume besar & banyak divisi.
Kebutuhan khusus, atau harus di server sendiri.
Harga belum termasuk PPN. Butuh kuota atau nomor lebih banyak? Lihat add-on & rincian lengkap.
Kenapa Tracker
Kami belum mau memajang testimoni sampai ada pelanggan yang benar-benar menuliskannya. Sementara ini, empat hal ini bisa kamu cek langsung saat mencoba.
Realtime
Verifikasi pemasangan
Event masuk terlihat saat itu juga
4 platform
Tujuan konversi
Meta, Google Ads, GA4, TikTok
RTS
Dihitung per kampanye
Purchase dikirim saat paket diterima
0–100
Skor kesehatan tracking
Perbaikan diurutkan dari yang paling berdampak
FAQ
Pixel berhenti di website. Begitu pengunjung menekan tombol WhatsApp, jejaknya putus — Meta cuma tahu ada yang klik, tidak tahu siapa yang akhirnya membeli. Tracker menyambung bagian yang putus itu: click ID dari iklan dibawa masuk ke chat lewat kode unik di pesan pertama, closing yang kamu tandai di dashboard dikirim balik ke platform iklan dari server. Pixel tetap boleh menyala — event ID-nya dibuat deterministik supaya konversinya tidak terhitung dua kali.
Coba 14 hari tanpa kartu kredit. Pasang script-nya sekarang, dan lead pertama yang masuk sudah membawa nama kampanyenya.